d4rk_wizard'07 FreeStyle

Let's ngeGo-Blog. . . GoBLOG ;)

Showing posts with label Kisah Kisah Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Kisah Kisah Inspiratif. Show all posts

Easy is to judge the mistakes of others...... ...
Difficult is to recognize our own mistakes.... .....

Easy is to talk without thinking.... .......
Difficult is to refrain the tongue...... .....

Easy is to hurt someone who loves us..........
Difficult is to heal the wound....... ....

Easy is to forgive others...... ....
Difficult is to ask for forgiveness. ......... .

Easy is to set rules....... ...
Difficult is to follow them........ ...

Easy is to dream every night....... ...
Difficult is to fight for a dream....... ..

Easy is to show victory..... ....
Difficult is to assume defeat with dignity..... .....

Easy is to admire a full moon........ ..
Difficult to see the other side........ ....

Easy is to stumble with a stone.......
Difficult is to get up........

Easy is to enjoy life every day......... ..
Difficult to give its real value....... ...

Easy is to promise something to someone.....
Difficult is to fulfill that promise..... .......

Easy is to say we love........ .
Difficult is to show it every day.........

Easy is to criticize others...... ...
Difficult is to improve oneself..... ...

Easy is to make mistakes.... ........
Difficult is to learn from them........ .....

Easy is to weep for a lost love........ ..
Difficult is to take care of it so not to lose it..........

Easy is to think about improving... .......
Difficult is to stop thinking it and put it into action......

Easy is to think bad of others...... .....
Difficult is to give them the benefit of the doubt....... .....

Easy is to receive..... ....
Difficult is to give........ ..

Easy to read this........ ...
Difficult to follow...... ...

Easy is keep the friendship with words....... ....
Difficult is to keep it with meanings !!!!!!!!!!!! !!

Tiada hal yang boleh membahagiakan ketika melihat orang lain bahagia dan mereka tertawa dengan apa yang telah kita lakukan pada mereka. Sungguh membuat orang lain bahagia adalah rahmat yang sangat luar biasa dalam hidup ini.

Kemarin pada tanggal 17 November, kami bersama pimpinan kami yang dari Jakarta bekerja sama dengan salah satu lembaga bernama Gloria boleh melakukan hal sederhana bagi mereka yang membutuhkan kacamata karena keterbatasan penglihatannya. Sebuah kegiatan untuk menjadikan “terang” bagi yang mengalami kegelapan dan ketidak jelasan dalam melihat dunia ini. Kami boleh memberikan kacamata pada anak-anak SD kelas 5 dan 6 didaerah Gunung Kidul dan daerah Boro Kalibawang Jogja. Kegiatan sederhana untuk mengubah dunia menjadi lebih baik, lebih cerah dan lebih memiliki harapan.

Dalam kegiatan ini ada kejadian yang membahagaikan yang muncul spontan dari anak-anak yang memperoleh kacamata ini. Banyak anak yang mengatakan, ” Saiki enak tenan, jelas ndelok opo-opo????” (sekarang enak sungguh, jelas melihat apa-apa). Anak ini mengalami “minus” pada matanya dan karena keterbatasan tidak bisa membeli kacamata minus dan pada saat pembagian mereka merasa enak dan nyaman karena boleh melihat lebih jelas pada keadaan sekitar dunia ini.

Kegembiraan, senyum dan wajah-wajah “semringah” ada dalam diri anak-anak dan guru disekolah-sekolah yang kami bagikan kacamata ini. Kesederhanaan dan cinta mereka tidak tertutupi karena memang mereka berasal dari daerah yang penuh kesahajaan yaitu pegunungan tandus yang airpun sulit didapatkan sehingga hanya tergantung pada Allah akan semua kehidupan yang dijalani. Tak ada kepura-puraan dari diri anak-anak ini dalam berekspesi menunjukkan kebahagaiannya, memang mereka pertama malu-malu memakai kacamata itu dan hanya memandanginya dan sesekali mencobanya dan sewaktu mencoba senyum atau tawa muncul dari mulut mereka yang kecil, mungil penuh kepolosan sebagian insan dunia ini.

Kami yang boleh menyaksikan hal-hal ini ikut berbahagia dan boleh merasakan kegembiraan mereka. Melakukan hal kecil dengan hati besar dapat menjadikan semua menjadi baik.

Berbagi cahaya dan berbagi senyum inilah yang saat ini dibutuhkan di dunia yang sedang sakit ini, karena dunia mengalami kepapan karena kehilangan rasa kemanusiaan dari penghuninya, Apalagi dunai saat ini yang digemparkan dengan isu akan adanya kiamat pada tahun 2012. Namun dengan keberanian keluar dari sekat “ego” dan kepentingan diri, dengan kerelaan bebagai maka harapan dunia yang penuh kemanusiaan terwujud kembali terutama dibagian bumi bernama Gunung Kidul dan pegunungan menoreh sebagai persiapan menyambut kedatangan Tuhan dan bukan kiamat.

Tuhan pasti akan datang pada kita dalam masa dan waktu yang kita tidak tahu sehingga kita harus mempersiapkan kedatangNya dengan melakukan yang paling baik di dalam kehidupan ini, “Kiamat akan datang tapi hanya Bapa yang tahu”, jadi lakukan saja yang terbaik dalam kehidupan ini dengan berani berbagi pada mereka yang membutuhkan kehadiran kita. Semoga dengan berani melakukan yang paling baik, kegembiraan itu bisa terus berlanjut dan kegiatan cinta ini terus ada sehingga akan banyak anak-anak yang boleh melihat cahaya dan merasakan indahnya dunia ini karena adanya cinta dari kerelaan untuk berbagi.

Salam dalam kebersamaan mencerahkan dunia dengan berbagi cahaya.

Salam dalam cinta membangun dunia baru.

Regards,
petrusp.

Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan .

Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah

berusaha keras merangkak,

Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit

Aku mendesak, menghardik, memarahinya,

Keong memandangku dengan pandangan meminta-maaf ,

Serasa berkata : " aku sudah berusaha dengan segenap tenaga !"

Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong terluka .

Ia mengucurkan keringat , nafas tersengal-sengal , merangkak ke depan .

Sungguh aneh, mengapa Tuhan memintaku mengajak seekor keong berjalan-jalan .

Ya Tuhan ! Mengapa ? Langit sunyi-senyap

Biarkan saja keong merangkak didepan, aku kesal dibelakang .

Pelankan langkah , tenangkan hati ....

Oh? Tiba-tiba tercium aroma bunga, ternyata ini adalah sebuah taman bunga .

Aku rasakan hembusan sepoi angin, ternyata angin malam demikian lembut .

Ada lagi ! Aku dengar suara kicau burung, suara dengung cacing .

Aku lihat langit penuh bintang cemerlang . Oh?

Mengapa dulu tidak rasakan semua ini ?

Barulah aku teringat , Mungkin aku telah salah menduga !

Ternyata Tuhan meminta keong menuntunku

jalan-jalan sehingga aku dapat mamahami

dan merasakan keindahan taman ini yang tak pernah

kualami kalo aku berjalan sendiri dengan cepatnya .

"He's here and with me for a reason"

Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi ,

Haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu .

Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah terlambat .

Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya .

Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan .

Saat bertemu penolongmu, Ingat untuk bersyukur padanya .

Karena ialah yang mengubah hidupmu

Saat bertemu orang yang pernah kau cintai ,

Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima- kasih .

Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih .

Saat bertemu orang yang pernah kau benci,

Sapalah dengan tersenyum.

Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat .

Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu,

Baik-baiklah berbincanglah dengannya .

Karena jika bukan karena dia , hari ini engkau tak memahami dunia ini .

Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai,

Berkatilah dia .

Karena saat kau mencintainya , bukankah berharap ia bahagia ?

Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu ,

Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu .

Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu

Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu ,

Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannya .

Karena engkau mungkin hanya punya

satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan .

Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup,

Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu .

Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati



Regards Santoso Koesnadi

Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata "cukup".

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.

Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata "cukup".
Kapankah kita bisa berkata cukup?
Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya.
Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target.
Istri mengeluh suaminya kurang perhatian.
Suami berpendapat istrinya kurang pengertian.
Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati.
Semua merasa kurang dan kurang.
Kapankah kita bisa berkata cukup?

Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya.
Cukup adalah persoalan kepuasan hati.
Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri.
Tak perlu takut berkata cukup.
Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.
"Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan.
Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup.
Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri
kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.

Belajarlah untuk berkata "Cukup"

Regards to Debora Eunike Hartoyo

Sepasang kakek dan nenek sedang berada di toko souvenir untuk
mencari hadiah bagi ulang tahun cucunya yang tercinta. Kemudian mata
mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang sangat cantik. " Lihat
cangkir itu", kata si nenek pada suaminya. "Kau benar, ini adalah
cangkir tercantik yang pernah aku lihat!", ujar si kakek. Mereka
kemudian menjulurkan tangan untuk mengambil cangkir tersebut. Tepat
saat tangan mereka menyentuhnya si cangkir tiba-tiba berbicara :

" Terima kasih atas perhatiannya. Perlu kalian ketahui, aku dulunya
tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi orang, aku hanyalah
seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari, ada seorang
perajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda yang berputar."

" Aku berteriak-teriak karena pusing. :Stop! .. Stop! .. Aku
berteriak, tetapi orang itu berkata, "Belum !!" Lalu ia mulai menyodok
dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop! Teriakku lagi, tapi orang ini
tidak menghiraukanku serta masih saja meninjuku, menekan-nekan aku
dengan tangannya hingga kadang2 aku gepeng, kembung dan sebagainya.
Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalm perapian. Panas!!
Panas!! teriakku dengan keras. Stop!! Cukup!! Teriakku lagi."

"Orang itu tidak menghiraukan penderitaanku. Akhirnya, ia mengangkat
aku dari perapian itu dan membiarkan aku menjadi dingin. Aku pikir,
inilah akhir penderitaanku. Tapi ternyata ... !!! Belum .. !!! AKu
diberikan kepada seorang wanita yang memberikan warna kepada seluruh
tubuhku. Bahan pewarna berbau menusuk dan sangat lengket sehingga
membuatku sangat tersiksa. Stop! Stop! Aku berteriak dengan putus asa.
" Belum !!", kata wanita itu, bahkan kemudian aku diberikan kepada
seorang pria yang kembali memasukkan aku ke dalam api yang panas dan
membakar!! Bahkan lebih panas dari api yg sebelumnya. Tolong !!
Hentikan penyiksaan ini !! Sambil menangis aku berteriak sekuat2nya.
Namun orang tersebut tetap membakarku, hingga lama kemudian baru aku
diangkat dari api dan dibiarkan dingin dan membeku !!

Setelah benar2 dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan
menempatkan aku dekat kaca. Aku kemudian dapat melihat diriku. Aku
terkehut sekali !!! Aku hampir tidak percaya dengan apa yg kulihat,
karena dari pantulan kaca aku melihat diriku sebagai sebuah cangkir
yang sangat cantik !!! Semua penderitaan dan kesakitan yang aku derita
selama ini seakan-akan sirna, hilang tanpa bekas !! "

------------ --------- --------- --------- --------- --------- -

Sahabatku, ....

Seperti itulah Tuhan Yang Maha Kuasa membentuk kita. Pada saat Dia
membentuk kita tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan dan
banyak air mata. Tetapi, itulah cara mengubah kita agar menjadi cantik
dan memancarkan kemuliaan-Nya.

Sahabatku,

Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan apabila kamu jatuh ke dalam
berbagai cobaan, sebab Anda tau, bahwa ujian menghasilkan ketekunan.
Dan biarkanlah ketekunan itu memperolah buah yang matang supaya Anda
menjadi sempurna, utuh dan tak kekurangan suatu apapun. Apabila Anda
menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati karena Tuhan sedang membentuk
anda, walaupun pembentukan2 itu menyakitkan, tetapi setelah melalui
semua proses, Anda akan melihat bahwa Anda bisa lebih cantik dari
cantik yang tercantik sekalipun !!

Di awal zaman, Tuhan menciptakan seekor sapi.
Beliau berkata kepada sang sapi "Hari ini kuciptakan kau! Sebagai sapi engkau harus pergi ke padang rumput. Kau harus bekerja di bawah terik matahari sepanjang hari. Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun."
Sang Sapi keberatan "Kehidupanku akan sangat berat selama 50 tahun. Kiranya 20 tahun cukuplah buatku. Kukembalikan kepadamu yang 30 tahun"
Maka setujulah Tuhan.

Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet. "Hai monyet, hiburlah manusia. Aku berikan kau umur 20 tahun!"
Sang monyet menjawab "What? Menghibur mereka dan membuat mereka tertawa? 10 tahun cukuplah. Kukembalikan 10 tahun padamu"
Maka setujulah Tuhan.

Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing. "Apa yang harus kau lakukan adalah menjaga pintu rumah majikanmu. Setiap orang mendekat kau harus menggongongnya. Untuk itu kuberikan hidupmu selama 20 tahun!"
Sang anjing menolak : "Menjaga pintu sepanjang hari selama 20 tahun? No way.! Kukembalikan 10 tahun padamu".
Maka setujulah Tuhan.

Di hari keempat, Tuhan menciptakan manusia.
Sabda Tuhan: "Tugasmu adalah makan, tidur, dan bersenang-senang. Inilah kehidupan. Kau akan menikmatinya. Akan kuberikan engkau umur sepanjang 20 tahun!"
Sang manusia keberatan, katanya "Menikmati kehidupan selama 20 tahun? Itu terlalu pendek Tuhan. Let's make a deal. Karena sapi mengembalikan 30 tahun usianya, lalu anjing mengembalikan 10 tahun, dan monyet mengembalikan 10 tahun usianya padamu, berikanlah semuanya itu padaku. Semua itu akan menambah masa hidupku menjadi 70 tahun. Setuju ?" Maka setujulah Tuhan.

AKIBATNYA.................

.............
Pada 20 tahun pertama kehidupan, kita makan, tidur dan bersenang-senang.
30 tahun berikutnya, kita harus bekerja keras sepanjang hari untuk menopang keluarga kita.
10 tahun kemudian kita menghibur dan membuat cucu kita tertawa dengan berperan sebagai monyet.
Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal dirumah, duduk didepan pintu, dan menggonggong kepada orang yang lewat.

Guuuuuuuuk! Woooooof! wooooooof!



Regards to Koernia Cevia Christine

Suatu ketika, ada sebuah kapal yang tenggelam diterjang badai. Semuanya porak poranda. Tak ada awak yang tersisa, kecuali satu orang yang berhasil mendapatkan pelampung. Namun, nasib baik belum berpihak pada pria ini. Dia terdampar pada sebuah pulau kecil tak berpenghuni, sendiri, dan tak punya bekal makanan.

Dia terus berdoa pada Tuhan untuk menyelamatkan jiwanya. Setiap saat, dipandangnya ke penjuru cakrawala, mengharap ada kapal yang datang merapat. Sayang, pulau ini terlalu terpencil. Hampir tak ada kapal yang mau melewatinya.

Lama kemudian, pria ini pun lelah untuk berharap. Lalu, untuk menghangatkan badan, ia membuat perapian, sambil mencari kayu dan pelepah nyiur untuk tempatnya beristirahat. Dibuatnya rumah-rumahan, sekedar tempat untuk melepas lelah. Disusunnya semua nyiur dengan cermat, agar bangunan itu kokoh dan dapat bertahan lama.

Keesokan harinya, pria malang ini mencari makanan. Dicarinya buah-buahan untuk penganjal perutnya yang lapar. Semua pelosok dijelajahi, hingga kemudian, ia kembali ke gubuknya. Namun, ia terkejut. Semuanya telah hangus terbakar, rata dengan tanah, hampir tak bersisa. Gubuk itu terbakar, karena perapian yang lupa dipadamkannya. Asap membubung tinggi, dan hilanglah semua kerja kerasnya semalam. Pria ini berteriak marah, "Ya Tuhan, mengapa Kau lakukan ini padaku. Mengapa?... Mengapa?". Teriaknya melengking menyesali nasib.

Tiba-tiba...terdengar peluit yang ditiup. Tuittt.....tuuitttt. Ternyata ada sebuah kapal yang datang. Kapal itu mendekati pantai, dan turunlah beberapa orang menghampiri pria yang sedang menangisi gubuknya ini. Pria ini kembali terkejut, ia lalu bertanya, "Bagaimana kalian bisa tahu kalau aku ada disini? Mereka menjawab, "Kami melihat simbol asapmu!!"

Teman, sangat mudah memang bagi kita, untuk marah saat musibah itu tiba. Nestapa yang kita terima, tampak akan begitu berat, saat terjadi dan berulang-ulang. Kita memang bisa memilih untuk marah, mengumpat, dan terus mengeluh. Namun, teman, agaknya kita tak boleh kehilangan hati kita. Sebab, Tuhan selalu ada pada hati kita, walau dalam keadaan yang paling berat sekalipun.

Dan teman, ingatlah, saat ada "asap dan api" yang membubung dan terbakar dalam hatimu, jangan kecil hati. Jangan sesali semua itu. Jangan hilangkan perasaan sabar dalam kalbumu. Sebab, bisa jadi, itu semua adalah sebagai tanda dan simbol bagi orang lain untuk datang padamu, dan mau menolongmu. Sebab, untuk semua hal buruk yang kita pikirkan, akan selalu ada jawaban yang menyejukkan dari-Nya. Tuhan Maha Tahu yang terbaik buat kita. Jangan hilangkan harapan itu.

Perhatian adalah sentuhan halus dari perasaaan terhadap orang lain yang didasari oleh cinta kasih. Perhatian adalah penghangat hati, penghibur jiwa dan tanda kepedulian. Perhatian ini sangat penting bagi manusia dan vital bagi kehidupan, maka sebagai pribadi yang istimewa, mari kita menggunakan waktu dalam hidup ini untuk memberi perhatian kepada orang lain disekitar kita.

Sungguh dengan berani memberikan perhatian ini maka dunia akan menjadi lebih baik dan lebih menyenangkan setidaknya dunia kita dan dunia mereka yang kita perhatikan ini.

Beberapa hari yang lalu, ada sms masuk ke pijetan saya dan isi sms itu adalah,"der, tadi pagi sudah trasfer uang dan tolong dipakai untuk makan bersama lansia".

Saya menjawabnya dengan kata sederhana,"Ok, terima kasih".

Tapi setelah berbicara dengan beberapa rekan ternyata sulit diadakan makan bersama dengan berbagai alasan, alasan pertama adalah rumah terlalu kecil dan tidak cukup untuk kumpul lansia apalagi keberadaan lansia itu berjauhan dengan rumah maka diputuskan kalau dana akan lebih baik jika dibelikan keperluan mandi, sembako dan susu serta bingkisan diantar ke rumah lansia itu.

Maka supaya kerja menajadi lebih baik, saya menyuruh beberapa anak kedokteran itu untuk belanja dan membuat bingkisan untuk lansia ini.

Setelah semuanya beres dan hari yang ditentukan tiba, kami mengantarkan bingkisan ke rumah lansia ini dan sungguh sebuah pengalaman yang indah terjadi disana.

Anak-anak kedokteran yang ikut mengantar bingkisan merasa menemukan hal baru dalam kesehariannya, dimana ada yang mengatakan," saya di Bali sudah beberapa tahun tapi baru kali ini menemukan tempat-tempat seperti ini".

Ada anak lain yang bilang ,"brud, apakah tidak lebih baik dimasukan ke rumah jompo lansia itu kerena mereka tinggal sendirian dan hidup dalam kesulitan apalagi kalau pas sakit seperti Ibu...... yang sakit dan tidak ada yang merawat dan menemani???"

Banyak kalimat dan tanda tanya lain muncul dari perjumpaan ini.

Tapi dari semua kalimat dan tanda tanya ini, ada satu hal yaitu kegembiraan kami dan anak-anak kedokteran ini, dimana kami boleh memiliki pengalaman berjumpa dengan Ia dalam diri lansia yang hidup dalam ketidakberdayaan karena usia, penyakit dan keterbelakangan.

Allah sungguh ada disana tapi adalah Allah yang mengalami "kesendirian" yang memerlukan sapaan, perhatian dan sentuhan sebagai manusia yang adalah istimewa.

Disamping kegembiraan kami ini, yang paling utama adalah kegembiraan lansia yang boleh kami kunjungi, sapa dan perhatikan.

Mereka merasa bahagia karena didatangi dokter-dokter klinik, mereka bahkan ada yang terharu sewaktu diperiksa kesehatannya oleh dokter klinik.

Kegembiraan terjadi karena sebuah jembatan kecil yang dibuat oleh seorang teman yang
mengirimkan uang untuk lansia ini.

Dari kunjungan ke lansia ini pula ada beberapa dokter yang bersedia untuk mengunjunginya lagi dan mengharapkan program kunjungan ini dilakukan rutin karena banyak lansia yang sudah tidak bisa berjalan menuju klinik jika mereka sakit.

Sungguh hal besar lahir dari hal sederhana dan dari kerelaan memulai hal sederhana itu.

Jembatan kegembiraan ini dimulai dari kesediaan seeorang rekan berbagi kegembiraannya untuk lansia dan berlanjut dari kerelaan rekan dokter untuk mau melakukan "terobosan" kunjungan ke rumah lansia ini, dan semakin nyata dalam diri lansia yang telah dikunjungi, dieprhatikan dan disapa sebagai pribadi istimewa yang layak mendapatkan semua kegembiraan ini.

Sungguh, alangkah sederhananya memberikan memebuat kegembiraan ini yaitu hanya dengan memberi perhatian kepada mereka yang "membutukan" perhatian itu dan dari sana muncul "kepedulian" akan keberadaan orang lain yang adalah saudara kita dalam kehidupan ini.

Andaikan banyak dari kita berani memulai hal kecil membangun jemabtan perhatian ini maka akan ada wajah baru dari kehidupan ini, yaitu wajah kegembiraan dalam setiap wajah manusia yang telah merasakan jembatan kegembiraan ini.

Dan andaikan, setiap dari kita mau membuat jembatan ini bagi setidaknya orang terdekat, maka akan
ada sebuah pembaharuan dalam hidup dan akan terbentuk komunitas-komunitas kegembiraan disetiap tempat di dunia ini atau setidaknya kalau jembatan kegembiraan dengan perhatian ini ada dalam keluarga maka akan ada banyak keluarga yang mengalami kegembiraan dalam hidupnya.

Semoga kita boleh memulai hal-hal sederhana untuk mengubah wajah dunia ini menjadi lebih baik dengan membangun jembatan kegembiraan disekitar kita.

Salam dalam cinta membangun dunia baru dengan berbagi kegembiraan dengan membuat jembatan kegembiraan dengan kerelaan memebrikan perhatian kepada orang sekitar kita.



Thanks to Petrusp

Mari kita renungkan....

Masih muda, korbankan kesehatan cari harta.
Sudah tua, korbankan harta cari kesehatan

Karena harta, orang asing menjadi seperti saudara
Karena harta, saudara menjadi seperti orang asing

Orang kaya mampu beli ranjang enak,
tapi gak bisa tidur enak (stress...euiii)
Orang miskin gak mampu beli ranjang enak,
tapi bisa tidur enak (karena capek jadi kuli…)

Orang kaya punya duit buat foya-foya,
tapi gak punya waktu
Orang miskin punya waktu buat foya-foya,
tapi gak punya duit

Masih muda pengen jadi kaya biar nikmatin kekayaan
Udah kaya gak punya waktu buat nikmatin kekayaan
Sekali punya waktu buat nikmatin kekayaan
udah keburu tua gak ada tenaga

Mau.. jalanin hidup seperti itu???

Jangan pernah berhenti bermain karena Tua, justru akan menjadi tua karena berhenti bermain. Rahasia agar tetap awet muda adalah tetap menemukan humor setiap hari dan mempunyai mimpi. jika kehilangan mimpi, kamu akan mati. Ada banyak sekali orang yang berjalan disekitar kita yang mati namun mereka tak menyadarinya.

Sungguh jauh berbeda antara menjadi tua dan menjadi dewasa. Seseorang berumur sembilan belas tahun dan berbaring ditempat tidur selama satu tahun penuh, tidak melakukan apa-apa, orang tersebut tetap akan akan berubah menjadi dua puluh tahun. Bila anda berusia delapan puluh lima tahun dan tinggal ditempat tidur selama satu tahun, tidak melakukan apa-apa, anda tetap akan menjadi delapan puluh enam tahun.

Setiap orang pasti menjadi tua, hal itu tidak membutuhkan suatu keahlian atau bakat. Tumbuhlah dewasa dengan selalu mencari kesempatan dalam perubahan dan jangan pernah menyesal, karena orang yang sudah tua usianya biasanya tidak menyesali apa yang telah diperbuatnya, tetapi lebih menyesali apa yang tidak diperbuatnya. Dan orang yang takut mati adalah mereka yang hidup dengan penyesalan.

Sadarilah….
Tidak ada yang terlambat untuk apapun yang bisa kita lakukan.

Ingatlah ….
Menjadi tua adalah kepastian, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan.

Sediakanlah waktu untuk….
Berpikir, karena itulah sumber kekuatan
Bermain, itulah rahasia awet muda
Membaca, menjadi landasan kebijaksanaan
Berteman, jalan menuju kebahagiaan
Bermimpi, itulah yang akan membawa anda ke bintang
Mencintai dan dicintai, itulah hak istimewa Tuhan
Lihat sekeliling anda, hari anda terlalu singkat untuk mementingkan diri sendiri.
Dan sediakan waktu untuk tertawa, karena itulah musik jiwa.

Para Sujana dan para pinisepuh dahulu selalu memesankan kepada anak cucunya agar memegang teguh "ilmu padi", makin butir padinya berisi, maka tangkainya makin merunduk. Artinya, semakin tinggi ilmu yang dicapai seseorang, janganlah membuat dirinya menjadi sombong, tetapi semakin mampu berendah hati.

Berbagai jenis tanaman sering pula dijadikan media pengajaran nilai2 luhur yang hendaknya dapat dijadikan bekal kehidupan manusia. Sebagai contoh kita dapat belajar dari pohon pisang ! Pohon pisang selalu hidup berkelompok dalam satu rumpun keluarga dengan saling berdekatan satu sama lain. agar bisa saling menguatkan. Dari seluruh bagian pohon pisang, semuanya dapat dimanfaatkan orang. Bahkan mereka berbuah, bukan untuk dimakan sendiri, tetapi justru dipersembahkan untuk kenikmatan orang lain. Pohon pisang juga selalu memikirkan terjadi regenerasi, dengan menumbuhkan tunas2 sebelum mereka mati.

Pohon kelapa juga demikian, mereka juga hampir sama dengan pohon pisang ! Semua bagian pohon dapat dimanfaatkan orang lain. Berbuah juga dipersembahkan untuk orang lain, disamping untuk regenerasi.

Dari segala jenis tanaman hanya satu hal pembelajaran yang diberikan kepada manusia, yaitu kesabaran untuk mau menerima segala hal yang menimpa diri mereka. Mereka tidak akan melawan dan menghindar ! Mereka harus menerima segala perlakuan dengan ikhlas dan apa adanya. Diperlukan dengan bagus, bahkan dimanja sekalipun....mereka tidak menjadi lupa daratan ! Diperlakukan jelek, bahkan dirusakpun... mereka terima, meski harus mati sekalipun !

Tanaman yang sangat dibenci orang.....benalu, meskipun dia itu suka mendompleng pada kehidupan pohon lain, tetapi ternyata masih ada juga yang bermanfaat ! Benalu teh dicari orang, karena dapat bermanfaat untuk obat kanker ! Jadi sejelek-jeleknya orang, kadang2 kita masih bisa menemukan sisi baiknya. Hal ini mengajarkan kita agar lebih arif dalam menilai seseorang.

Nah, marilah kita banyak belajar dari ilmunya tanaman, agar kita dapat meneladani dalam menghadapi kehidupan ini.

Regards,
Sonny Sumarsono Wuryadi

Sejarah mencatat bahwa Wright bersaudara adalah orang yang pertama sekali berhasil menerbangkan pesawat. Meski demikian, mereka berdua sebenarnya bukanlah pelopor penelitian pesawat terbang. Pelopor pesawat terbang yang sebenarnya adalah Dr Samuel Langley yang sudah meneliti kemungkinan manusia terbang sejak tahun 1890 ( 13 tahun sebelum Wright menerbangkan pesawat ).

Mengapa Dr. Samuel Langley justru tidak dikenal orang? Ternyata, setelah melakukan penelitian dan berulang kali mengalami kegagalan selama 13 tahun, akhirnya Langley menghentikan penelitiannya. Keputusan itu diambil Langley ketika tgl 8 Oktober 1903 setelah untuk kesekian kalinya percobaannya gagal. Tahukah kita, bahwa hanya selang dua bulan dari sikap putus asa Langley tersebut, pada tanggal 17 Desember 1903, Wright bersaudara berhasil menerbangkan pesawatnya!

Patut disayangkan, bukan? Sedikit lagi Dr. Langley meraih kesuksesan, tapi sayang ia buru-buru berhenti karena tidak tahan menghadapi kegagalan.

Jatuh bukan berarti gagal. Jatuh dan tidak berani bangkit, itulah gagal yang sebenarnya! Jangan pernah putus asa dan menyerah kalah. Kita tidak pernah tahu bahwa sebenarnya tinggal selangkah lagi kita meraih keberhasilan, jangan sampai hal tersebut urung terjadi hanya gara-gara kita memutuskan untuk berhenti lebih awal. Seorang juara bukanlah mereka yang tidak pernah jatuh, melainkan dia yang selalu bangkit setiap kali gagal.

Kita semua pernah jatuh, yang membedakan hanyalah beberapa diantaranya menyerah kalah sementara yang lainnya berani bangkit kembali.

Banyak orang gagal karena mereka tidak tahu betapa dekatnya mereka dengan kesuksesan -- Thomas Alfa Edison

Waktu Tuhan menciptakan seorang ibu, Ia bekerja ‘overtime’ pada hari ke-6.

Seorang malaikat menghampiri Tuhan dan berkata lembut: “Tuhan, banyak nian waktu yang Tuhan habiskan untuk menciptakan ‘ibu’ ini?”

Dan Tuhan menjawab pelan: “Tidakkah kau lihat perincian yang harus dikerjakan? Ibu ini harus terbuat dari bahan yang bisa dicuci tapi bukan dari plastik. Harus terdiri dari 200 bagian yang lentur, lemas, dan tidak cepat capai. Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan makanan seadanya.. Memiliki telinga yang lebar untuk menampung keluhan, memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan kaki yang keseleo, lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah dan enam pasang tangan!!!”

Malaikat itu menggeleng-gelengka n kepalanya: “Enam pasang tangan…?”

“Tentu saja! Bukan tangan yang merepotkan melainkan tangan yang melayani sana sini, mengatur segalanya menjadi lebih baik….”, balas Tuhan.

“Juga tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang ibu.”

“Bagaimana modelnya?” malaikat semakin heran.

Tuhan mengangguk-angguk: “Sepasang mata yang dapat menembus ‘pintu’ yang tertutup rapat dan bertanya ‘Apa yang sedang kau lakukan di di dalam situ?’ padahal sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya. Sepasang mata kedua sebaiknya diletakkan di belakang kepalanya, sehingga ia bisa melihat ke belakang tanpa menoleh. Artinya, ia dapat melihat apa yang sebenarnya tak boleh ia lihat. Dan sepasang mata ketiga untuk menatap lembut seorang anak yang mengakui kekeliruannya. Mata itu harus bisa bicara! Mata itu harus berkata ‘Saya mengerti dan saya sayang padamu!’ meskipun tidak diucapkan sepatah kata pun..”

“Tuhan,” kata malaikat itu lagi, “istirahatlah!”

“Tidak bisa! Saya sudah hampir selesai. Ia harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit. Ia harus bisa memberi makan 6 orang dengan satu setengah ons daging. Ia juga harus menyuruh anak umur 9 tahun mandi pada saat anak itu tidak ingin mandi.

” Akhirnya, malaikat membalik-balikkan contoh ibu dengan perlahan. “Terlalu lunak!” katanya memberi komentar.

“Tetapi kuat!” kata Tuhan bersemangat. “Tak akan kau bayangkan betapa banyaknya yang ia bisa tanggung, pikul dan derita!”

“Apakah ia dapat berpikir?” tanya malaikat lagi.

“Ia bukan saja dapat berpikir, tapi ia juga dapat memberi gagasan, ide dan berkompromi,” kata Sang Pencipta.

Akhirnya malaikat menyentuh sesuatu di pipi: “Eh, ada kebocoran di sini!”

“Itu bukan kebocoran,” kata Tuhan, “Itu adalah tempat air mata”.

“Untuk apa air mata?” tanya malaikat lagi..

Tuhan menjawab, “Air mata adalah cara untuk ibu mengekspresikan kesenangannya, kesedihannya, kekecewaannya, kesakitannya, kesepiannya, kesulitannya dan kebanggaannya.”

“Tuhan memang ahlinya…”, malaikat berkata pelan.

Air mata seorang ibu kadangkala sangat sulit untuk diekspresikan. Kadang itu adalah air mata kekecewaan, kadang air mata sukacita. Kadang air mata kemarahan, kadang air mata luapan perasaan haru ataupun air mata kesenangan yang luar biasa. Air mata ibu adalah kelemahan sekaligus kekuatannya. Dengan linangan air mata dan doa seorang ibu yang tidak putus, kita semua dibesarkan.

Alkisah , tersebutlah seorang pria yang putus asa dan ingin meninggalkan segalanya.
Meninggalkan pekerjaan , hubungan , dan berhenti hidup.
Ia lalu pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan Tuhan Sang Maha Pencipta.

"Tuhan , " katanya. "Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yang baik
untuk jangan berhenti hidup dan menyerah ?"

Jawaban Tuhan sangat mengejutkan.

"Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu ?".


"Ya , " jawab pria itu.

"Ketika menanam benih pakis dan benih bambu , Aku merawat keduanya secara sangat baik.
Aku memberi keduanya cahaya. Memberikan air. Pakis tumbuh cepat di bumi.
Daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan.
Sementara itu , benih bambu tidak menghasilkan apapun.
Tapi Aku tidak menyerah.

"Pada tahun kedua , pakis tumbuh makin subur dan banyak ,
tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu.
Tapi Aku tidak menyerah.

"Di tahun ketiga , benih bambu belum juga memunculkan sesuatu.
Tapi Aku tidak menyerah.

Di tahun ke-4 , masih juga belum ada apapun dari benih bambu.
Aku tidak menyerah , " kataNya.

"Di tahun kelima , muncul sebuah tunas kecil.
Dibanding dengan pohon pakis , tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna.
Tapi 6 bulan kemudian , bambu itu menjulang sampai 100 kaki.
Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun.
Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.

Aku tak akan memberi ujian yang tak sangup diatasi ciptaan-Ku , "kata Tuhan kepada pria itu.

"Tahukah kamu , anak-Ku , di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini ,
kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?"

"Aku tidak meninggalkan bambu itu. Aku juga tak akan meninggalkanmu."

"Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain , " kata Tuhan.
"Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah."

"Waktumu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi."

"Saya akan menjulang setinggi apa ?" tanya pria itu.

"Setinggi apa pohon bambu bisa menjulang?" tanya Tuhan

"Setinggi yang bisa dicapainya , " jawab pria itu.

"Ya , benar! Agungkan dan muliakan nama-Ku dengan menjadi yang terbaik ,
meraih yang tertinggi sesuai kemampuanmu , " kata Tuhan.

Pria itu lalu meninggalkan hutan dan mengisahkan pengalaman hidup yang berharga ini.


Thanks and Regards,
Ninik Medyawati

Dalam hidup ini hanya ada 3 hari, yaitu

Yang pertama;

Hari kemarin. (PAST)

Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan; dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja...

Yang kedua:

Hari esok. (FUTURE)

Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; biarkan saja...

Yang tersisa kini hanyalah :

Hari ini. (PRESENT)

Pintu masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi.
Menyia-nyiakan Waktumu adalah menyia-nyiakan hidupmu, tetapi menguasai waktumu adalah menguasai hidupmu.

Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada anda.
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti.
Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri anda sendiri

Jadi teman, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan SEKARANG juga !

Bila seorang anak hidup dibawah kecaman,
Ia belajar untuk menyalahkan.
Bila seorang anak hidup dengan permusuhan,
Ia belajar untuk melawan.

Bila seorang anak hidup dengan cemoohan,
Ia belajar menjadi pemalu.
Bila seorang anak hidup menanggung rasa malu,
Ia merasa selalu bersalah.

Bila seorang anak hidup bertoleransi,
Ia belajar sabar.
Bila seorang anak hidup dengan dorongan,
Ia belajar percaya diri.

Bila seorang anak hidup dengan pujian,
Ia belajar menghargai.
Bila seorang anak hidup dengan kejujuran,
Ia belajar keadilan.

Bila seorang anak hidup dengan penuh rasa aman,
Ia belajar untuk beriman.
Bila seorang anak hidup dengan restu,
Ia belajar untuk menyukai dirinya sendiri.

Bila seorang anak hidup dengan penerimaan dan persahabatan,
Ia belajar untuk mencari kasih di tengah dunia.

ANNA mengangkat tangan kiri JOHN, yang kini terlipat di atas dada JOHN,
Lalu ia mendekap & meremas tangan itu di dadanya & dengan lembut membelainya..

Dengan perlahan2 jari jemari tangannya yang lembut menelusuri lekuk2 garis tangannya yang sudah termakan usia,
Seolah2 mengenang semua yang pernah dirasakannya..
Dia menutup matanya,
Mengenang sensasi yang sedang dirasakannya & menguncinya rapat2 di dalam hatinya yang tidak akan pernah dilupakannya..

Lalu dibukanya matanya & meraba satu persatu jari jemari laki2 yang berbaring di depannya..
Ketika tangannya menyentuh jari manisnya yang dilingkari Cincin Kawin Emas,
Dia berhenti sejenak,
Pikirannya mengembara ke tempat & waktu lainnya..

Kepalanya tertunduk & dengan lembut dia memberikan Ciuman Perpisahan yang terakhir
"Semoga aku telah melayanimu dengan Baik, Kekasihku" Bisiknya..
Kata2 ini bukan mencerminkan Sikap Tunduknya,
Tapi lebih sebagai Kekuatan, Keharuan & Kesetiaan yang dia tawarkan secara Bebas &
Pengetahuan tentang Hakikat CINTA SEJATI ANNA dalam hidupnya &
Cinta Laki2 yang ada di hadapannya dalam hidup ANNA..

Mereka saling mengagumi satu sama lain selama 40 tahun Pernikahan mereka..
Sekarang dia telah pergi..
Meninggalkan ANNA untuk selamanya..

Mereka adalah Pasangan yang diikat bersama oleh waktu & Pengalaman yang mereka alami bersama &
Sebuah janji untuk menghormati Komitmen mereka dalam saat2 Indah, saat2 Sedih, dalam setiap saat..
PASANGAN JIWA, begitulah mereka menamakan diri mereka berdua..

ANNA percaya dengan segenap hatinya, bahwa pasti ada SURGA di atas sana..
Bagaimanapun juga, disana, dia akan Bersatu kembali dengan Jiwa laki2 yang dicintainya dengan begitu mendalam sepanjang hayatnya..
Laki2 yang tubuhnya kini berbaring diam & membisu didalamnya..

Menyaksikan Perpisahan yang Sunyi ini,
Saya hanya dapat membayangkan betapa dalam Kehilangan yang sedang melanda Hati ANNA..
Sekarang dia kelihatan semakin tegar oleh Kekuatan & Kepercayaan dalam dirinya sendiri..
Dengan derai air mata yang kini memenuhi mata & wajahnya yang lembut & damai itu,
Dia berbalik & melangkah menjauh dari Peti Jenasah Mendiang Suaminya..

PENGABDIAN & PELAYANAN adalah Anugerah Berharga & Mulia dari Sebuah Perasaan yang mendalam..

1. Seseorang yang memiliki ambisi yang menyala-nyala sering kali terbakar sendiri.
2. Baik sekali untuk menjadi orang penting, tetapi lebih penting untuk menjadi orang baik.
3. Tak ada orang yang bisa mendaki sebuah bukit dengan hanya memandanginya saja.
4. Kemarahan akan membuat mulut anda bekerja lebih cepat daripada pikiran anda.
5. Kebijakan adalah perisai terbaik.
6. Orang yang membuang-buang waktu tidak pernah mempelajari arti kehidupan.
7. Perbedaan utama antara seorang yang bidjaksana dengan seorang yang bodoh adalah kesalahan orang bodoh tidak pernah mengajarkan sesuatu bagi dirinya.
8. Semakin banyak kita belajar, semakin banyak kita menemukan ketidaktahuan kita.
9. Ilmu pengetahuan tanpa kebijaksanaan sama berbahayanya seperti sebuah mobil tanpa kemudi dan rem.
10. Pekerjaan seseorang itu merupakan potret dirinya sendiri.
11. Pengetahuan hanya akan menjadi kebijaksanaan jika sudah dipraktekan.
12. Seorang yang bijaksana akan membuat lebih banyak kesempatan daripada yang sudah ditemukannya.
13. Orang yang hidup dengan baik berarti cukup belajar.
14. Lebih sulit menyembunyikan rasa tidak tahu daripada memperoleh ilmu pengetahuan.
15. Keberuntungan terjadi bila persiapan bertemu dengan kesempatan
16. Kebahagiaan tidak pernah bisa ditemukan, karena ia tidak pernah hilang.
17. Pengalaman itu guru yang terbaik, tetapi harapannya mahal.
18. Orang yang tidak tahu biasanya mencela apa yang tidak dipahaminya.
19. Orang yang bijaksana akan memberikan penilaian yang sama beratnya terhadap pendapat orang lain dengan pendapatnya sendiri.
20. Jika anda mentertawakan sesuatu yang terjadi pada orang lain, anda menganggapnya sesuatu lelucon; tetapi jika hal itu menimpa diri anda, anda menganggapnya suatu penghinaan.
21. Masa yang akan datang adalah waktu dimana orang berharap akan bisa melakukan segala sesuatu yang tidak bisa mereka lakukan sekarang.
22. Anda bisa mempelajari apa yang anda tidak ketahui.
23. Kita tidak bisa menuntun orang ketempat yang terang sementara kita sendiri berada ditempat yang gelap.
24. Semangat tanpa ilmu pengetahuan merupakan sumber kebodohan.
25. Pendidikan tidak akan membuat kita semua menjadi pemimpin, tetapi mengajar kita pemimpin yang mana yang harus kita ikuti.
26. Belajar tanggung-tanggung mungkin berbahaya meskipun demikian masih lebih aman daripada tidak tahu sama sekali.
27. Orang yang pintar tidak akan mengatakan segala hal yang diketahuinya, tetapi ia tahu segala hal yang dikatakannya.
28. Kita merancang masa depan kita dengan hal-hal terbaik yang kita lakukan saat ini.
29. Orang-orang bijaksana akan memakai pengetahuannya seperti mereka
memakai jam tangan, mereka bukan untuk dipertontonkannya tetapi untuk keperluan mereka sendiri.
30. Sebuah rumah akan menjadi rumah yang bagus, jika orang-orang baik tinggal didalamnya.
31. Pendidikan untuk meningkatkan pikiran, bukan untuk mengisi daya ingat.
32. Lebih mudah untuk terjatuh kedalam kesulitan daripada keluar dari kesulitan.
33. Bekerja itu lebih menyenangkan daripada mengganggur.
34. Seorang yang bodoh mengosongkan kepalanya setiap kali ia membuka mulutnya.
35. Seorang akan mengeluh jika ia makan dirumah dan mengeluh soal harganya jika ia makan diluar.

Alkisah, di sebuah kota kecil di Jepang, terdapat seorang anak yg lengan kirinya buntung, tetapi ia sangat menyukai beladiri judo, dan sudah mengikuti latihan di sebuah dojo.

Selama berlatih, sang guru hanya mengajarkan satu jurus saja. Walaupun jurus itu termasuk sukar untuk dikuasai, anak ini merasa tak puas, karena ia melihat murid-murid lainnya mempelajari bermacam-macam teknik. Akhirnya setelah 6 bulan, ia tak kuasa lagi menahan kesabarannya. Lantas ia menemui sang guru; “Sensei, bolehkah aku bertanya? Mengapa selama 6 bulan ini aku hanya berlatih jurus ini saja”. Gurunya hanya menjawab singkat “Karena engkau murid yang istimewa dan hanya jurus ini yang engkau perlukan” Ia tak berani lagi bertanya dan memilih untuk berlatih dengan tekun. Semakin lama jurus itu semakin dikuasainya dan mendarah daging dalam dirinya. Tak ada seorangpun yang semahir dia dalam menggunakan jurus tsb.

Setahun kemudian, sang guru menyertakan dirinya dalam kejuaran nasional di ibukota. Walaupun merasa pesimis & minder, ia menuruti permintaan sang guru & mereka berangkat ke ibukota.

Kejuaraan dimulai. Di luar dugaannya, dengan mudah ia bisa menjatuhkan & mengunci lawan-lawannya. Babak demi babak ia lalui, sampai akhirnya ia harus menghadapi juara tahun lalu di babak Final. Walau memakan waktu cukup lama dan menguras tenaganya, lagi-lagi ia berhasil memenangkan pertandingan.

Dalam perjalanan pulang, sembari membahas & mengevaluasi pertarungannya, sang anak bertanya kembali “Sensei, saya heran, mengapa hanya bermodal satu jurus ini saja saya bisa memenangi pertandingan. Saya masih belum mengerti ucapan Sensei dulu, apa istimewanya saya dan mengapa hanya satu jurus ini?”

Sang Sensei tersenyum & berkata; “Muridku, cara bertarung setiap orang adalah unik, tergantung dari kekuatan & kelemahannya. Praktisi beladiri perlu mempelajari berbagai teknik & jurus sampai akhirnya ia menemukan kekuatan & kelemahannya dan akhirnya memilih teknik & jurus yang sesuai, yaitu teknik2 yg memanfaatkan kekuatanya dan menutupi kekurangan atau bahkan mengubahnya sebagai kekuatan”.

“Engkau istimewa, karena kekuranganmu sudah jelas. Sehingga tak perlu engkau menghabiskan waktu mempelajari berbagai jurus & teknik yang sudah pasti tidak engkau perlukan. Dan jurus itu paling cocok bagimu, karena selain jurus tersebut salah satu jurus tersulit dalam Judo, satu-satunya cara untuk menghadapinya adalah dengan mengunci lengan kirimu”.

Kadang orang mengira bahwa kekurangannya merupakan hukuman, kutukan dan menyesalinya. Padahal, di dunia ini banyak sekali terdapat kemungkinan dan tak mungkin semuanya diraih. Orang-orang yg memahami kekurangannya seharusnya bisa menyadari hal-hal yang mustahil ia lakukan dan tak membuang waktu percuma untuk mengejarnya. Dan orang-orang yang juara adalah orang-orang yang menggunakan semaksimal kekuatannya dan juga berhasil menggunakan kelemahannya juga sebagai kekuatan. Percayalah selalu akan rencana & rancanganNya.....

One day a teacher asked her students to list the names of the other students in the room on two sheets of paper, leaving a space between each name.

Then she told them to think of the nicest thing they could say about each of their classmates and write it down.

It took the remainder of the class period to finish their assignment, and as the students left the room, each one handed in the papers.

That Saturday, the teacher wrote down the name of each student on a separate sheet of paper, and listed what everyone else had said about that individual.

On Monday she gave each student his or her list. Before long, the entire class was smiling. 'Really?' she heard whispered. 'I never knew that I meant anything to anyone!' and, 'I didn't know others liked me so much,' were most of the comments.

No one ever mentioned those papers in class again. She never knew if they discussed them after class or with their parents, but it didn't matter. The exercise had accomplished its purpose. The students were happy with themselves and one another. That group of students moved on.

Several years later, one of the students was killed in Vietnam and his teacher attended the funeral of that special student.

She had never seen a serviceman in a military coffin before. He looked so handsome, so mature. The church was packed with his friends. One by one those who loved him took a last walk by the coffin. The teacher was the last one to bless the coffin.

As she stood there, one of the soldiers who acted as pallbearer came up to her. 'Were you Mark's math teacher?' he asked. She nodded: 'Yes.' Then he said: 'Mark talked about you a lot.'

After the funeral, most of Mark's former classmates went together to a luncheon. Mark's mother and father were there, obviously waiting to speak with his teacher.

'We want to show you something,' his father said, taking a wallet out of his pocket 'They found this on Mark when he was killed. We thought you might recognize it.'

Opening the billfold, he carefully removed two worn pieces of notebook paper that had obviously been taped, folded and refolded many times. The teacher knew without looking that the papers were the ones on which she had listed all the good things each of Mark's classmates had said about him.

'Thank you so much for doing that,' Mark's mother said. 'As you can see, Mark treasured it.'

All of Mark's former classmates started to gather around. Charlie smiled rather sheepishly and said, 'I still have my list. It's in the top drawer of my desk at home.'

Chuck's wife said, 'Chuck asked me to put his in our wedding album.'

'I have mine too,' Marilyn said. 'It's in my diary'

Then Vicki, another classmate, reached into her pocketbook, took out her wallet and showed her worn and frazzled list to the group. 'I carry this with me at all times,' Vicki said and without batting an eyelash, she continued: 'I think we all saved our lists'

That's when the teacher finally sat down and cried. She cried for Mark and for all his friends who would never see him again.

The density of people in society is so thick that we forget that life will end one day. And we don't know when that one day will be.

So please, tell the people you love and care for, that they are special and important. Tell them, before it is too late.

If you've received this, it is because someone cares for you and it means there is probably at least someone for whom you care.


The more people that you send this to, the better you'll be at reaching out to those you care about.

Remember, you reap what you sow. What you put into the lives of others comes back into your own.

Followers

Jumlah Pengunjung

About this blog

Blog yang isinya macem-macem
Mulai dari Kehidupan gw yang gaq penting sampai isinya juga gaq penting, hehehe